facebook-hresidence-soetta
Cerdas Menentukan Jangka Waktu KPA. Perhatikan Dulu Hal Ini!
  • Artikel

Cerdas Menentukan Jangka Waktu KPA. Perhatikan Dulu Hal Ini!

Meski penghasilan pas-pasan, membeli apartemen sekarang bukanlah hal yang mustahil. Banyak apartemen yang menawarkan sistem pembayaran melalui KPA, salah satunya H Residence at Soetta.

Adanya sistem pembayaran apartemen dengan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen) jelas membuat Anda semakin mudah dan sangat mungkin untuk memiliki apartemen. Mengenai KPA, selain Anda harus paham betul syarat dan ketentuannya, Anda juga harus cerdas dan bijak dalam menentukan tenor atau jangka waktu yang tepat.

Biasanya, beberapa bank sudah memiliki ketetapan sendiri terkait jangka waktu KPA. Pilihannya banyak, mulai dari 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, hingga 25 tahun. Nah, jika Anda hendak mengajukan KPA, sebaiknya pertimbangkan beberapa faktor berikut untuk menentukan berapa jangka waktu terbaik.

Mentukan Jangka Waktu Cicilan KPA

1. Usia

Usia memang syarat absolut yang sangat dipertimbangkan dalam menentukan jangka waktu KPA. Faktor berapa usia Anda saat ini akan berpengaruh terhadap bank dan Anda sendiri tentunya untuk memutuskan mengajukan KPA.

Biasanya bank menetapkan usia maksimal mulai dari 55 hingga 65 tahun. Jika Anda mengambil KPA di usia 40 tahun, ada kemungkinan pengajuan KPA Anda di tolak. Apalagi jika mengambil jangka waktu 20 hingga 25 tahun. Jadi selagi masih muda, yuk miliki apartemen karena akan sangat menguntungkan.

2. Rencana keuangan masa depan

Anda tentu memiliki rencana tabungan masa depan. Entah itu untuk pengeluaran saat menikah, biaya melahirkan, membeli mobil, biaya pendidikan anak, atau bahkan travelling keliling dunia. Rencana keuangan masa depan ini juga harus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jangka waktu KPA. Jika Anda merasa tiap tahun pengeluaran akan semakin bertambah, sebaiknya Anda memilih tenor KPA yang lebih panjang dengan jumlah cicilan yang stabil.

3. Pekerjaan

Perihal pekerjaan ada hubungannya dengan penghasilan Anda per bulan. Jika penghasilan pas-pasan namun tetap stabil, Anda bisa mengambil jangka waktu KPA yang panjang agar lebih ringan. Risikonya, Anda harus menanggung hutang dalam kurun waktu cukup lama.

Jika ada peluang pekerjaan (seperti naik jabatan) dengan penghasilan yang bertambah, Anda juga bisa menyesuaikan dengan jangka waktu yang lebih rendah.

 4. Utang-utang lain

Perhitungan terakhir adalah mengenai utang-utang lain di luar keperluan biaya apartemen yang harus Anda lunasi. Jika memiliki cicilan lainnya seperti kredit motor atau kredit mobil, sebaiknya Anda menyelesaikan utang-utang tersebut dahulu sebelum memutuskan membeli apartemen dengan KPA. Ini perlu Anda waspadai daripada Anda terbebani.

Dengan mengetahui sistem KPA mulai dari syarat pengajuan hingga cerdas menentukan jangka waktu, Anda akan semakin mudah untuk memiliki apartemen. Yuk cerdas menentukan KPA!

Share:

Artikel Terkait

telepone